Sabtu, 21 April 2018

Backpackeran ke Gn. Bromo Ala Newbie

Waktu itu gue cuma iseng cek tiket kereta dari St. Pasar Senen menuju St. Malang PP ditanggal yang gue mau. Ternyata tiketnya masih banyak.dengan modal nekat, simpanan budget ya gak seberapa, gue bulatkan tekat untuk pergi ke tempat yang udah lama banget gue pengen kesana.kemana lagi kalau bukan Gn. Bromo. Dengan bermodalkan panduan dari mbah google, gue fix berangkat sore itu. Pukul 18.15wib gue berangkat ke Malang dengan menggunakan kereta ekonomi KA. Majapahit. Kereta berangkat melalu jalur tengah pulau jawa, yaitu, cirebon, semarang tawang, solo jebres, madiun, kediri, nganjuk, sampai dengan malang pukul 10.15wib. Sedangkan untuk kereta pulang, gue naik kertajaya yang rutenya pantura bgt, mulai dari sidoarjo, mojokerto, surabaya, purwodadi, semarang poncol weleri, sampai ps. Senen lagi. Dengan begitu gue bener bener ngerasa keliling pulau jawa.  Sesampainya di st. Malang, gue bergegas menuju terminal arjosari yang letaknya gak begitu jauh dari stasiun, kurang lebih 15-20menit waktu tempuh dari st. Malang dengan menggunakan jasa kendaraan taksi online. Sesampainya di teminal arjosari, gue naiki bus ekonomi ac yg acnya nyaris gak dingin, jurusan malang - probolinggo.waktu tempuh perjalanan kurang lebih 3jam via pasuruan. Sesampainya diterminal probolinggo, gue naik elf yang sudah menunggu diluar terminal. Elf tsb harus ngetem menunggu penumpang penuh baru bisa berangkat. Saat itu yang menumpangi elf tersebut semuanya turis internasional, cuma gue dan si mas mas supirnya yang lokal. Setelah dirasa cukup penumpangnya kita semua berangkat menuju cemoro lawang. Kurang lebih memakan waktu 1jam untuk bisa sampai ke cemoro lawang. Cemoro lawang itu desa paling atas atau terakhir pintu masuk kawasan gn. Bromo yg bisa ditempuh dengan kendaraan biasa. Karena sesampainya di cemoro lawang kita harus pindah kendaraan dengan menggunakan jeep untuk mengeksplore tempat tempat wisata diarea gunung bromo. Seperti wisata gn. Bromo, pananjakan, pasir berbisik dan padang savana atau yg biasa orang sebut dengan bukit teletubbies. Dengan menggunakan mobil jeep sampailah gue ke tempat yg selama ini bikin gue penasaran untuk gue kunjungi, yaitu gn. Bromo. Banyak spot spot menarik untuk dijadikan objek ataupun banner foto. Soal kenapa gue lewat jalur probolinggo, itu karena ya memang gue bener bener backpackeran. Gak pakai jasa trip apalagi travel. Jika ingin jalur ke bromo dari malang bisa lebih cepat kurang lebih 2jam sudah bisa sampai langsung bromo tanpa harus berpindah kendaraan beberapa kali dari depan pintu keluar st. Malang. Ya kita bisa nego harga trip dengan jeep langsung. Tapi jelas itu cara instan. Tapi soal biaya gue akuin lebih baik menggunakan jasa trip atau travel karena lebih ekonomis untuk ke bromo dan sekitarnya. Sebab cara backpackeran yang gue pakai itu gak efektif untuk menghemat waktu apalagi menghemat kantong. Karena biaya yang gue keluarkan untuk berpindah pindah tempat itu nyaris 2x lipat dr harga trip gabungan. Dan untuk yang suka tantangan, lebih seru naik jeep langsung dr st. Malang dengan jalur pintas yang cepat itu track jalannya luar bisa curam, full menanjak, dan berpasir tebal. Sekian dulu cerita perjalanan gue ke bromo. Gak perlu gue ceritakan soal apa yang ada dibromo, biar yang belum pernah kesana penasaran, overall bromo cantikkk abisss... Cuma soal biaya luarrr biasaaa menguras isi kantong. Bagi yang sudah pernah pasti sudah merasakanlah keindahannya.